News & Update
ID

Produser Film Negeri Dongeng Ternyata Seorang Dokter


SPORTOURISM - Produser Film Negeri Dongeng Chandra Sembiring ternyata berprofesi sebagai dokter, bukan seseorang yang bergerak di dunia perfilman. Ia berharap Negeri Dongeng bisa memupuk kecintaan terhadap Tanah Air dan memberikan banyak edukasi seputar kegiatan di alam terbuka.

Negeri Dongeng merupakan film dokumenter mengenai pendakian tujuh puncak tertinggi Indonesia yang dibalut cerita persahabatan. Tujuh puncak tertinggi atau yang biasa disebut Seven Summit Indonesia itu terdiri dari Kerinci (Sumatra), Semeru (Jawa), Bukit Raya (Kalimantan), Rinjani (Nusa Tenggara), Latimojong (Sulawesi), Binaiya (Maluku) dan Puncak Jayawijaya (Papua).

Film tersebut dibuat oleh Anggi Frisca dan lima filmmaker lainnya yang tergabung dalam Aksa 7. Mereka dibantu banyak pihak yang kemudian disebut Warrior Aksa.

Selain Anggi dan kawan-kawan, film itu juga akan menampilkan wajah-wajah yang tidak asing dilayar kaca seperti Nadine Chandrawinata, Darius Sinatria dan Medina Kamil. Kemudian ada pendaki senior Djukardi Adriana atau yang akrab disapa Kang Bongkeng dan pendaki cilik Matthew Tandioputra. Mereka semua tampil sebagai ekspeditor tamu.

Selain sederet nama yang terlibat di atas, ada satu nama lagi yang menarik untuk dibahas. Yaitu sang produser Chandra Sembiring yang berprofesi sebagai dokter.

Namun, jika dilihat dari tema besar yang diangkat Negeri Dongeng, rasanya tidak heran jika dokter yang akrab disapa Biring itu tertarik untuk ikut terlibat. Ia dikenal sebagai seorang dokter yang memang memiliki ketertarikan untuk mengamalkan segenap keahliannya tidak hanya di kota, tapi juga ke pelosok negeri. Termasuk dalam pendakian gunung yang kini tengah menjadi tren.

Lewat Negeri Dongeng, Biring berharap akan banyak pelajaran dan pesan yang bisa diambil terutama terkait cara pendakian yang aman dan nyaman. Ia memastikan jika film yang akan tayang pada akhir September mendatang tidak hanya menyuguhkan keindahan, tapi juga edukasi mengenai pendakian.

"Lewat film ini saya berharap kami bisa memberi edukasi. Kami juga ingin mengajak segenap penonton untuk melihat Indonesia lebih dekat.

Pada 2016, Biring mendapat pengalaman besar di Nepal. Ia menjadi bagian dari Himalayan Rescue Association untuk menolong,mengobati pendaki dan penduduk lokal. Jauh sebelum itu, ia juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan tanggap pasca bencana di Tanah air. Seperti Tsunami Mentawai, erupsi Merapi, gempa Yogyakarta dan lain-lain. [***]