News & Update
ID

Aksa 7: Film Ekspedisi Gunung-Gunung Tertinggi di Indonesia


Mengenal kehidupan Indonesia lewat ekspedisi tujuh gunung tertinggi dalam film dokumenter Aksa 7.

Muvila.com - Bagi para pecinta alam, film dokumenter yang memaparkan tujuh gunung tertinggi di Indonesia, Aksa 7, tidak bisa dilewatkan. Dokumenter ini dibuat oleh pfilmmaker dan pecinta alam, antara lain Anggi Frisca (sinematograferTanah Surga... Katanya dan Mata Tertutup)Adriani Phio Setiawati, Teguh Rahmadi (sinematografer iklan televisi), Wihana Erlangga (penata artistik film Di Balik 98 dan Belenggu), Yohanes Christian Pattiasina, Jogie Kresna Muda Nadeak, dan Rivan Hanggarai. 

Dalam program talkshow Sarah Sechan di NET., Rivan Hanggarai mengakui bahwa tim pembuat film ini telah menyelesaikan pendakian lima gunung tertinggi di Indonesia. Antara lain, Gunung Kerinci di Sumatera, Gunung Semeru di Jawa, Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat, Gunung Bukitraya di Kalimantan, dan Gunung Latimojong di Sulawesi. 

Selain masalah akibat tuntutan fisik, memproduksi film dokumenter ini tidak mudah, terutama terkait tentang dana. Para pembuat Aksa 7 harus menghentikan produksi film sejenak lantaran kehabisan uang. "Awalnya tadinya mau dibuat maraton. Naik turun terus lanjut ke gunung berikutnya sampai ke gunung keenam. Tapi ketika turun gunung keempat, kita stuck. Dari Kalimantan mau ke Sulawesi, kita kehabisan dana," jelas Rivan. 

Akhirnya, tim pembuat film Aksa 7 harus mengumpulkan dana secara independen untuk merampungkan pendakian gunung berikutnya. Kini mereka tinggal merampungkan ekspedisi dua tertinggi terakhir, yakni Gunung Binaiya di Maluku dan Gunung Cartens Pyramid di Papua. Rencananya mereka akan mendaki dua gunung tersebut pada Desember dan Januari 2016. 

GUNUNG SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN

Film Aksa 7 ini telah diproduksi sejak akhir November 2014 untuk mengenalkan Indonesia lewat ekspedisi tujuh gunung tertinggi di Indonesia. Menurut para pembuat film ini, gunung adalah sumber kehidupan yang akan mengajarkan banyak hal. Seperti yang disebutkan dalam trailernya, "Gunung itu ibarat mimpi. Mimpinya nggak ke mana-kemana sama kayak gunung. Tapi bagaimana caranya kita ngejar mimpi."

Gunung-gunung tersebut nantinya bercerita tentang pohon kehidupan dan siklus serta fase hidup manusia. Mengutip Provoke Online, Anggi dan kawan-kawan akan mengupas tentang dasar hidup adalah makan dan ekonomi di Kerinci. Di Semeru, mereka mengangkat kesadaran tentang belajar dan memelihara alam, serta fungsi petani. Rinjani bakal mengajarkan kesenangan, sahabat dan keluarga, Bukit Raya tentang kerakusan dan kebenaran serta belajar dari pohon, Latimojong tentang hasil bumi, Binaiya tentang kembali ke titik nol. Terakhir, Carstenz akan mengajarkan tentang menggapai mimpi dan tujuan hidup yang sebenarnya, yakni menuju jalan Tuhan.

Dalam pembuatan film dokumenter ini, selain tujuh ekspeditor sekaligus filmmaker, ada juga para ekspeditor tamu, yakni aktor-aktris yang punya ketertarikan dengan alam. Sebut saja Nadine Chandrawinata, Donny Alamsyah, dan Medina Kamil. Sebelumnya, Nadine pun pernah bermain dalam film Sagarmatha yang sinematografinya juga ditangani oleh Anggi Frisca.